Merasa Pemberani? Tonton Paranormal Activity!

 

 

 

 

 

 

Sebuah film fenomenal tidak harus dibuat dengan bujet besar. Paranormal Activity besutan sutradara Oren Peli sukses meloncat ke jajaran atas box office hanya bermodal USD 10 ribu. Sejak diluncurkan November tahun lalu dalam format DVD dan Blu-ray, film itu mengumpulkan USD 100 juta.
Sukses berat tersebut membuat Paranormal Activity mengalahkan pamor The Blair Witch Project, film horor low budget yang juga sukses sepuluh tahun silam. Paranormal Activity juga mencetak sejarah sebagai film horor low budget paling sukses sepanjang masa. Karena itu, kabarnya sutradara kondang Steven Spielberg kesengsem dan siap mendukung film tersebut.

Kisah yang ditawarkan film itu sebenarnya tak jauh berbeda dengan film horor laris lain. Yakni, menceritakan kehidupan pasangan muda Katie dan Micah (diperankan Katie Featherston dan Micah Sloat) yang mendadak kacau gara-gara ulah ”makhluk tak dikenal”. Saat malam tiba, rumah yang mereka tempati di kawasan San Diego, Amerika Serikat, sangat gaduh.

Karena penasaran, Micah membeli kamera video canggih untuk menangkap basah si pembuat ulah. Katie yang awalnya tak setuju dengan ide tersebut berbalik mendukung. Ketegangan pun dimulai. Pintu-pintu terbuka dengan sendirinya, kertas-kertas beterbangan, dan di atas lantai terlihat jelas jejak kaki tak dikenal. Dari situ, satu per satu kengerian semakin nyata. Iblis dan setan pengganggu mulai menampakkan taringnya.

Paranormal Activity bisa menghadirkan scene-scene menakutkan dengan sempurna. Penonton digiring menuju koridor rumah yang kosong dan gelap. Kengerian pun tercipta dengan sendirinya.

Diakui Peli, film yang dibuat tiga tahun silam tersebut memang terinspirasi kesuksesan The Blair Witch Project. Hanya dengan modal USD 35 ribu, The Blair Witch Project mampu mengeruk keuntungan lebih dari USD 240 juta dan berada di puncak box office. ”Blair Witch membuktikan bahwa film yang dibuat dengan baik akan bisa sangat populer,” ujar Peli, yang menyatakan bahwa dirinya bukan orang yang percaya pada hal-hal gaib.

Peli memang bisa disebut nekat saat membuat film itu. Modalnya sangat pas-pasan. Hanya dengan uang USD 10 ribu di tangan, kamera video dan dua aktor yang masing-masing dibayar USD 500, Peli menjalankan proyek filmnya. Agar hemat, film tersebut berlokasi di rumahnya sendiri di San Diego dan dilakukan selama tujuh hari. ”Kami kerja cepat sehingga kami sering tidur hanya sebentar,” katanya. Editing film pun dilakukan sendiri oleh Peli.

Sukses Paranormal Activity tersebut tidak datang begitu saja. Tiga tahun Peli memperjuangkan film besutannya itu agar bisa masuk ke Hollywood. Teror horor Peli pun akhirnya menyebar ke mana-mana. Jaspn Blum (produser the Reader) dan Steven Spielberg bahkan mengatakan tersengat rasa takut saat melihat film tersebut. ”Saya merasakan ketakutan yang sama seperti saat melihat Blair Witch,” ujar Blum.

Melihat sukses itu, Paramount Pictures berencana membuat sekuel film tersebut. ”Tim kami akan memasarkan lebih baik lagi sehingga tetap menguntungkan,” kata Philippe Dauman, CEO Paramount. ”Sukses ini tidak akan terjadi tanpa dukungan jutaan fans yang sudah mengunjungi situs resmi kami dan membelinya,” ujar Amy Powell, wakil presiden Senior dan Marketing Paramount Pictures, produsen film tersebut. Paranormal Activity ditayangkan secara nasional pada 25 November mendatang

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: