Kita tanpa Social Media, bisakah?

Kemarin malam  gue baca cuitan Menkominfo, Rudiantara,  kalau Kominfo dan juga Presiden RI Joko Widodo dan resmi nge-blocked aplikasi Telegram via laptop namun katanya masih bisa di akse via smartphone. Alasan pemerintah Indonesia nge-blocked Telegram karena penggunanya terkait anggota ISIS dan banyak juga WNI yang menjadi anggotanya.

Actually,  Telegram sudah menjadi wadah chatting masyarakat Indonesia setelah Whatsapp messenger / WA hadir. Dan fungsinya gak jauh beda. Malah Menurut gue  lebih seru WA ya! Dulu pernah installed Telegram tapi hanya untuk internal group kantor. Karena gue merasa fungsinya sama daripada menuhin installan handphone,  yah better uninstalled.

Kemudian gue baca cuitan Pak Menteri lagi yang bikin hati sedih,  Menkominfo pertimbangkan mau menutup semua social media,  Youtube,  Facebook, sampai Instagram. #yawn #screaming sedih banget baca cuitan pak Menteri. 😐😐😐😐

Btw,  untuk menutup semua social media gue kurang setuju. Pasti banyak masyarakat menentangnya karena social.mesia sudah jadi bagian lifestyle dan juga digunakan untuk pekerjaan,  promosi,  sales, dll. Yes,  the important thing is kerjaan.

Gue adalah seorang Dosen Ilmu Komunikasi,  dimana setiap mengajar butuh study case yang harus diajarkan ke mahasiswa. Selain Komunikasi, juga mengajar Bahasa Belanda. Dan itu gue unduh semua materinya via Youtube. To be honest,  Youtube is very helpful for me. Very!!! Bayangkan kalau tidak ada case study visual, bakalan sulit untuk mahasiswa mengerti mata kuliah yang diajarkan.

Sebagai Dosen,  kita harus cukup kreatif dalam menyampaikan materi ke mahasiswa,  gak hanya materi dari power point tapi perlu contoh real. Gak kaya gue jaman sekolah dulu,  awal tahun 2000, baru kenal internet,  belum ada social media, baru ada Google,  Friendster dan Yahoo Messenger. Kuliah pun semua ya harus baca buku, ya ditambah cari artikel tambahan dari Google. Cuma sebatas itu.

Kebetulan gue anak Sastra, alat penunjang audio video ya dari Lab Bahasa aja sama radio tape untuk ngedengerin percakapan dari kaset pas ngerjain PR. 😎

Anyway,  balik lagi masalah social media, Youtube juga punya koleksi lagu-lagu Belanda yang bisa diberikan ke mahasiswa,  dan mereka senang sekali lho dengar lagu-lagunya.

Untuk Social Media lainnya, Path,   FB,  Instagram, dan Linkedin,  gue punya akunnya semua dan tergolong cukup aktif (eksis gitu 😉) tapi gue hanya sharing dengan trusted, close family and friends. I don’t like fake people.

Gue pakai semua social media tapi gak pernah posting yang aneh’, menyebarkan hoax atau apapun. Semua dibuat fun dan kebanyakan selain selfie, sharing foto-foto makanan,  keluarga,  traveling dan jakarta tempo dulu. Yang seru,  lucu,  berita gak.penting tapi kocak terus dikomenin sama temen juga dengan komentar nyeleneh. 😁😁

Gue mungkin salah satu orang yang gak bisa lepas dari social media tapi gue gak nyandu, gue buka social media random aja. Misalnya seharian pengen buka IG atau Path aja,  so,  gue gak minat buka Twitter dan FB,  karena beritanya akan sama.  Malah biasanya gue tahu berita yang happening lebih dulu dari akun gosip selebriti. Amazing!!😁😁😁

Mudah-mudahan Pak Menteri gak jadi nutup social media.  Kalo ditutup kita bisa apa? ( gue juga mati gaya nih gak bisa akses Youtube nonton film,  nonton Stand Up Comedy nya Cak Lontong) 😁😁😁😁

Advertisements

Leave a comment »

I lost my wordpress blog galz25

Sedih deh ketika awal bulan Januari lalu mau sign in wordpress dengan akun galz25 tiba-tiba udah suspended.

Emang sih udah lama banget gak update pernah nulis di blog itu karena kesibukan kuliah pascasarjana, kerja dan mengajar.

Memang gue blogger junior, masih piyik banget lah di dunia blogging. Akun itu dibuat tahun 2009, udah banyak postingan, teman-teman blogger ,plus akun email mereka. Dan karena sekarang blog itu di suspended otomatis udah gak bisa cari tahu blog mereka apa. But thanks God I made this 2nd blog http://www.titiptulisan.wordpress.com di tahun yang sama.

Semoga yang ini gak ke suspend lagi 😄😄

Senangnya kembali nge-blog!

Leave a comment »

Blog Yang Tak Kembali

Judul postingan ini  versi panjang dari judul blog kemarin pake bawa nama Cinta dan Rangga ha…ha..ha

Emang agak kayak judul sinetron. Intinya gue sedih dan nyesek berkepanjangan  sama blog http://www.galz25.wordpress.com yang tetiba suspended by WordPress karena mungkin lama gak di update atau apalah gak tahu. kemarin tiba-tiba udah gak bisa dibuka.  Padahal itu memori cerita dan foto-foto banyak banget. Blog temen-temen baru kenal di WordPress juga ( yang sayangnya lupa apa nama blog mereka).  Blog galz25 dibikin bareng sama blog  http://www.titiptulisan.wordpress.com di tahun 2009. Di tahun itu gue coba belajar nge-blog dan tahu apa itu blog, cara nulis di blog, cara nulis blog via email yang linked sama blog  dan blog walking. Pokonya banyak belajar deh sama temen-temen yang ahli. Dari blog itu, gue ikutan lomba nulis blog untuk Detik blog kalau gak salah di hari 17 Agustus dan Hari Pahlawan. Meski gak menang tapi link blognya kepilih masuk finalis ( dari 100 an orang gitu deh ha..ha entah gue nomor berapa, finalis ke 60 atau 70).

Ya sudahlah gue bertahan dengan blog ini saja…. meskipun suka males nulis ( katanya mau jadi blogger ih kamu teh….. Duh abdi tunduh pisan lah…)

Leave a comment »

Goodbye my suspended blog (2009-2017)

😭😭😭😭😭😭😭

 

Teringat kata Cinta ke Rangga : ” apa yang kamu lakukan ke saya itu JAHAT!!!!”

 

😄😄😄😄😄😄😄😄

Leave a comment »

Oh..What A Comfort Toilet!

toilet……. yes! tempat paling melegakan jika kita udah bisa “nyetor” , karena udah nahan berjam-jam buang air kecil atau –maaf—BAB yang kondisinya mules atau mules tingkat dewa  Ya, toilet sekarang malah jadi tempat pe-we *(posisi wuenak) buat selfie. Tapi kalian tahu gak sih, toilet yang nyaman di mal-mal Jakarta, yang bersih, wangi, teratur rapi, dan canggih? dan pastinya sih gak ada pungutan biaya Rp 2000 ya, karena buat gw itu juga gak berguna kalau kebersihan toiletnya juga tetap gak dijaga.

Menurut gue ada beberapa toilet nyaman versi gue di mal-mal Jakarta (yang paling OK sih memang mal-mal yang baru ya….), beberapa diantaranya ini nih, tapi sorry gue gak attached foto-fotonya karena gak tau ya gue kok rada parno fotoin toilet umum. Gw parno karena penampakan hahahhaha…. so you better googling ya friends atau coba ke malnya aja,

1. Lotte Shopping Avenue – Casablanca

2. Grand Indonesia

3. Plaza Indonesia

4, Plaza Senayan

5. Mal Kelapa Gading

Comments (2) »

Keep on da spirit! bersakit-sakit dahulu bersenang-senang kemudian

Wow, setelah berjuang entah berapa bulan gak kehitung, melewati seminar-seminar yang diadakan temen-temen kampus, dan bimbingan sih tinggal 1x lagi ( 6x total keseluruhan), akhirnyadosen pembimbing gw menetapkan tanggal seminar proposal thesis / sidang terbuka gw ,Sabtu 8 Juni 2013,  yang artinya temen-temen kampus bisa melihat gw presentasi proposal thesis Bab 1 sampai Bab 3. Baru dikasih tahu tanggal seminar begini aja udah nervous,merinding disko ini badan hahaha……..

Actually gak akan mengira kalau secepat ini karena memang bikin thesis yang ngebut juga gak, pelan juga gak. speednya malah gak bisa dirasain.Gw cenderung santai, tapi karena terus di push, dikasih semangat sama dosen pembimbing,kayaknya itu nyetrum banget ke gw, apa mungkin juga gw sungkan karena dosen pembimbing gw Kaprodi jurusan gw hahahha………… itulah gunanya dosen pembimbing; memotivasi mahasiswa bimbingannya untuk fokus menyelesaikan studi. Masak sih ada dosen pembimbing yang bikin lama mahasiswanya di kampus terus hehehe….gak ada kok.

Matur nuwun sanget untuk keluarga, teman-teman yang selalu memberikan motivasi, saran, kritik dan semangat positif setiap hari, sampai saat ini. Terutama temen-temen Magister Ilmu Komunikasi UMB – MKOM 406, 201. I love you all! My past, a great man. hei handsome, Could it be love? (kata pengantar sekalian curcol kali ya :D)

 

Keep spirit, bersakit-sakit dahulu bersenang-senang kemudian. Terserah habis itu plesiran kemana aja hayuk

Leave a comment »

Broad your mind with social media; Learn good and bad news.

Minggu lalu, tanggal 17 April 2013, gw dan beberapa temen-temen Pasca Sarjana Komunikasi UMB, ikutan Seminar dan Workshop di acara  Pekan Komunikasi 2013, yaitu PRVaganza, yang diadakan anak-anak FISIP UI. Acaranya was really awesome banget ya, which is, gw anak komunikasi yang menyukai dunia ke PR-an juga jadinya semangat.kebetulan juga salah satu speakernya adalah Silih Agung Wasesa, salah satu dosen di London School, dan pernah mengajar kelas ’ LOGIKA”. Di sesi pak Silih ini , beliau presented tentang Branding, Social Media dan Politic Communication. This is so much fun! Segala aya! dari branding produk sampai personal branding, Crisis, Image, dan juga Reputation masuk ke pembahasan. Dan kadang-kadang peserta ngakak jaya soalnya Pak Silih ngejelasin dengan bahasa yang informal, santai, asik banget!

Satu yang gw inget adalah tentang social media, yang dibahas pada workshopnya Pak Silih. Di seminar PR In Digital Era, Menurut speakers dari Asia PR, Mas Adi, dan Mas Andy,dan juga Mr David (Manager Of Vocanic.com), sekitar 60% masyarakat Indonesia ONLINE lewat internet yang menggunakan modem, Wi-fi, Hotspot), dan 87% mengakses internet via mobile device. Dan hari gini, siapa yang gak punya akun social media; you named it Twitter, Facebook, Path, Instagram dll,  gak mungkin banget, secara semua sekarang eranya Blackberry, Iphone, dan Android.

 Pak Silih bilang, ” jaman dulu tuh ya, makan itu berdoa dulu. sekarang bukannya berdoa, malah foto2in makanannya, terus diposting. Update status ke FB dan Twitter”.

 Emang dahsyat deh ya social media ini……….aseloleee….

Ibu Marlene Danusoetedjo, PR Officer Four Seasons Hotel Jakarta, bilang juga nih, kalau sekarang tuh si mimin twitter kebanjiran job ( admin ). Mimin harus rajin jawab twitteran akun-akun. (Fyi, Bu Marlene di seminar ini presented tentang Customer Retention Management) ” Sekarang ini, siapa sih yang gak pakai foursquare; walaupun jadul banget ya. lalu ada Pinterest,Instagram,Path. Dan saya punya Path lho.. ” kata Bu Marlene bangga.

 Bu Marlene cerita lagi tentang twit pagi hari tentang sebuah komplain di hotelnya. ” lha,suatu pagi yang cerah,di kantor saya, hotel saya, ada customer ( bapak-bapak), tiba-tiba nge twit gara2 service pelayanan nganter kopi aja lama banget. Gara-garanya coffee maker hotel sedang rusak, jadi proses pembuatannya agak lama. Jadinya masalah pesen kopi jadi dibandingkan sama servicenya hotel lain cerita deh.” Bu Marlene menambahkan, ”nah disitulah dahsyatnya social media. Efek penyebarannya sangat cepat. ”

Nah dari pengalaman dan mendapat ilmu yang banyak dari seminar dan workshop itu, dan juga gw pribadi pun punya akun social media, memang bener berasa banget ya info-info yang didapat di social media itu sangat buanyaaak, various news, dan pastinya berisi berita positif dan negatif. Pengalaman gw sendiri nih dengan social media, mendapatkan banyak teman, informasi yang bermanfaat, bisa twitteran langsung sama artis-artis yang menurut gw emang layak untuk di follow, karena mereka2 smart, tweetnya berbobot dan gak neko-neko, ada kontribusi buat film, musik, lifestyle, fashion, culinary dll di Indonesia. Beberapa artis-artis yang gw follow  ada Rossa, Tompi, Mocca , dan kadang-kadang yang selalu reply adalah Denada Tambunan (@d3nada), Be3friends, Trio Be Three ( Widi, Nola, Cynthia; yang sering reply Widi dan Nola), Sophie Navita (@SophieNavita; istri Pongky Jikustik).

 Kalau yang sekedar untuk have fun, gak penting,. gw follow si cetar membahana Syahrini (@PrincessSyahrini). 😀

Nah balik lagi ke masalah social media. Pak Silih sempet nanya ke semua peserta, siapa yang tiap pagi baca koran, at least headlinenya aja. No one raised their hand up. Feedback yang sama juga terjadi ketika Pak Silih tanya siapa yang nonton TV. Dan ketika Pak Silih nanya siapa yang baca twitter / fb, eh malah raise hand up semua. Terbukti kan bahwa Twitter atau FB atau si social media pengaruhnya lebih besar daripada media cetak, bukan berarti media cetak (koran, majalah ) gak menarik dan gak jadi konsumsi publik lagi.

 Pak Silih explained more ,” hari gini kalo gak ” main ” social media, entah itu twitter, FB, mending jangan banyak omong, mending ke laut aja deh ya”. Kenapa Pak Silih bilang gitu? Karena orang yang gak pernah get involved in social media, they don’t know nothing, terus tiba2 suka ngomongin social media ngalur ngidul.” ada tuh orang kayak gitu, pas waktu saya tanya, bapak akun fbnya apa, twitternya apa? Dia bilang ” saya pakainya Friendster“.  satu ruangan workshop pun ketawa ngakak. 

Pak Silih bilang, “Makanya nih,PR Manager,Kepala Humas atau Divisi Komunikasi apapun,  kalau nggak aktif Facebook atau social media lainnya, gak asik, gak gaul, ya ketinggalan berita what is going on– dan seperti nggak punya tangan dan kaki. Jadi yang belum punya FB account, kudu harus, dan jangan cuman be there aja, tetapi aktif menggunakannya dengan baik. Buat citra yang oke di media ini. Intinya social networking secara online itu sudah mandatory bagi PR Manager.

 Pak Silih nambahin lagi “ dari social media kita belajar untuk tahu bad and good news. Dari social media, Kita bisa pilah-pilah  mana berita yang baik buat kita, dan yang buruknya kita cukup tahu aja, dan dibuang jauh-jauh 

Melihat antusiasme para pengguna internet terhadap situs media sosial, tentu saja situs media sosial ini akan menimbulkan dampak positif dan negatif secara bersamaan kepada para penggunanya. Berikut ini beberapa dampak positif dan negatif dari media sosial.

Nah, ada link yang bagus nih yang menjelaskan tentang dampak positif dan negatif social media. ternyata serem juga negatifnya dari social media ini…. klik ya http://pandusantoso.com/dampak-positif-dan-negatif-dari-media-sosial/

Note: terima kasih ya mas Pandu, informasinya bermanfaat sekali 🙂

 

written at Mc Donald Senayan Trade Center,Jakarta, with excellent WI-FI connection.Thanks MC Donald! I relly lovin it!

Leave a comment »